Breaking News

Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Hardisk Internal

Mungkin Anda mengalami kasus semacam ini. Komputer atau laptop Anda rusak dan oleh tukang reparasi Anda pun diminta untuk melakukan penggantian hardisk internal. Tapi berhubung tukang reparasi komputer itu tidak menjual hardisk maka Anda pun diminta untuk membelinya sendiri.

Kalau berada dalam situasi semacam ini, Anda pun mungkin akan kebingungan seperti apa hardisk yang hendak dibeli. Maklum saja Anda sendiri mungkin kurang paham mengenai dunia komputer dan hardsik.

Ya, cara terbaiknya Anda bisa bertanya kepada tukang reparasi tersebut mengenai seperti apa hardisk internal yang harus Anda beli. Selebihnya, Anda bisa ikuti tips berikut ini.

1. Beli hardisk internal untuk laptop atau komputer
Ada perbedaan ukuran mengenai hardisk internal untuk komputer dan laptop. Kalau untuk komputer biasanya terdapat keterangan 3.5" sementara untuk hardisk laptop ukurannya adalah 2.5". Dengan begitu, kalau Anda cari di toko online yang menjual hardisk, dengan melihat keterangan tersebut Anda pun langsung tahu mana hardisk yang Anda butuhkan.

2. Berapa kapasitas hardisk yang dibutuhkan
Apakah hardisk tersebut nantinya akan diganti dengan yang berkapasitas 500 Gb, 1 TB, 2 TB, atau yang kapasitas berapa? Untuk lebih jelasnya baiknya Anda tanyakan kepada orang yang memperbaiki laptop atau komputer Anda itu.

Kalau mengenai harga hardisk internal murah itu, bisa Anda temukan di MatahariMall.com.



Contohnya untuk hardisk internal dengan kapasitas 2 TB ini harganya hanya Rp 1 jutaan aja. Padahal kalau di tempat lainnya harganya bisa lebih tinggi dari itu. Sebelumnya, RadarBromo sudah mensurvei harga di beberapa tempat dan untuk hardisk internal murah tempatnya di MatahariMall.com.

3. Kecepatan transfer data hardisk
Untuk indikator yang satu ini mungkin tak banyak orang yang mengindahkannya. Tapi bagi Anda yang membutuhkan hardisk dengan performa yang cepat, perlu diperhatikan seperti apa transfer speed dari hardsik internal tersebut.

Untuk kecepatan transfer data ini ditandai dengan ukuran revolutions per minute (RPM). Makin tinggi angka RPM-nya berarti kemampuan hardisk tersebut untuk mentransfer akan makin cepat. Sebaliknya makin rendah angka RPM-nya, maka hardisk itu pun akan lebih lambat.

Biasanya pada keterangan hardisk tersebut juga dijelaskan mengenai RPM hardisk ini. Ada hardisk dengan RPM 7200 dan ada juga yang RPM-nya adalah 5400.

4. Cache hardisk
Istilah yang satu ini juga kurang familiar di kalangan orang awam. Tapi bagi Anda yang membutuhkan hardisk dengan performa terbaik, cache ini juga perlu diperhatikan. Cache pada hardisk itu berfungsi ketika sebuah hardisk membutuhkan untuk melakukan transfer data dari satu bagian hardisk ke bagian hardisk lainnya. Nah, semakin besar cache hardisk tersebut maka makin cepat proses transfer data itu dilakukan. Cache pada hardisk ini rentangnya dari 8MB sampai dengan 128 MB.

5. Beli hardisk internal yang bergaransi
Pilihlah hardisk internal yang dilengkapi dengan garansi. Supaya pembelian yang Anda lakukan ini pun bisa berlangsung dengan baik. Artinya sekalipun nantinya hardisk tersebut misalnya mengalami kerusakan, Anda bisa ajukan garansinya. Itulah pentingnya membeli barang yang bergaransi. Agar paling tidak sampai durasi waktu garansi tersebut, barang yang Anda beli ini akan aman.

Nah itulah kira-kira berapa hal yang perlu Anda perhatikan saat mau membeli hardisk. Memang hardisk itu jenisnya beragam. Begitupun dengan harganya. Tapi kalau mau hardisk yang murah dan mendapatkan diskon di MatahariMall.com adalah pilihan terbaik. Di sana pilihannya lengkap. Ada hardisk merk Seagate, WD, Western Digital, Toshiba, dan merk lainnya.

No comments